Worm adalah jenis malcode yang sering disebut dengan julukan cacing internet.
Worm mampu melakukan penggandaan diri dan menyebar dengan memanfaatkan kelemahan-kelemahan kemanan
(security flaws) pada services yang umum digunakan. Worm diciptakan dengan tujuan untuk mengambil alih kontrol sebuah komputer dan setelah mereka berhasil menginfeksi sistem, maka mereka segera melanjutkan untuk mencari korban baru.
SEJARAH WORM
Worm pertama kali ditemukan penyebarannya pada tahun 1988.
Worm telah menjadi ancaman yang mematikan di internet. sebagian besar kasus yang terjadi pada sistem berbasis Windows.
Worm menyebar melalui jaringan dan dengan sendirinya akan menggandakan diri. Contoh worm yang banyak menginfeksi komputer di seluruh dunia adalah:
Sasser dan
MsBlaster. Beberapa janis worm baru-baru ini memanfaatkan e-mail sebagai media penyebarannya, misalnya
brontok.
Pada tahun 2001,
worm warhol menyerang internet. Jenis yang terkenal dari
worm ini adalah virus
Code Red yang sangat cepat penyerangannya. Jenis ini akan secara otomatis melakukan
scanning secara acak pada komputer korbannya dan menggunakan beberapa hal yang sifatnya mudah terkena serangan dalam
Internet Information Services (IIS). Berdasarkan analisis, bahwa bagian web server yang terkena serangan
worm, akan menyebar secara berlipat ganda dalam setiap waktu. Pada awalnya, setiap server yang terkena serangan dapat Anda temukan 1,8 bagian lain yang terkena serangan dalam setiap jam, atau rata-rata 0.7.
Code Red menggandakan dirinya pada tanggal 19 Juli 2001. Suatu karakteristik yang membedakan
Code Red adalah melakukan
scanning secara acak. Berdasarkan data, bahwa
Code Red melakukan
scanning pada bagian yang mudah kena serangan sampai dengan 500.000 waktu perjam.
Code Red II menargetkan menyerang pada bagian yang sama dari IIS yang diserang
Code Red. Sebuah strategi
scanning dilakukannya, di mana
Code Red II memilih secara acak alamat IP dari ruang alamat korban kelas B dengan kemungkinan 3/8, juga secara acak ruang alamat IP dari korban kelas A dengan kemungkinan 1/2, dan kemungkinan 1/8 dari ruang alamat IP secara keseluruhan. Berdasarkan starategi dari penyerangannya, kita dapat menyimpulkan bahwa
Code Red II hampir dipastikan juga melakukan tujuan yang bersifat percobaan.
Ada pula
worm bernama
Nimda.
Worm ini menggunakan lima cara yang berbeda dalam penyebarannya, yakni bagian IIS yang mudah kena serangan, antara lian,
e-mail, bagian jaringan yang terbuka
(share), halaman web yang terinfeksi menyebar kepada pengunjung yang melakukan browsing, dan bagian-bagian yang telah diserang oleh
Code Red II.
Contoh lain, adalah
worm Warhol dan
Flash. Konsep kerja dari
worm Warhol yaitu dengan cara "
hit-list scanning", yaitu mengumpulkan bagian-bagian (
listing) sebagai target dalam penyerangannya. Permutasi
scanning adalah salah satu target perkembangbiakan yang lain untuk mengurangi
overlap scanning di antara seluruh
worm.
Worm baru berkembang biak pada sebuah ruang alamat IP dengan cara permutasi dengan menggunakan sebuah
block chipper 32-bit dan
pre-selected key.
Worm akan
meng-encrypt sebuah IP untuk mengambil permutasi yang sersesuaian, kemudian melakukan
decrypt untuk mengambil subah IP. Selama terinfeksi,
worm akan menginkatkan permutasi mulai dari IP
hash secara acak.
Kemana Perginya Worm Komputer?
Worm, program jahat yang mampu menyebarkan dirinya sendiri, semakin jarang terlihat. Di sisi lain jenis-jenis baru semakin marak. Kemana perginya?
Tahun lalu dunia internet mengalami teror worm yang cukup dahsyat. Mulai dari Sasser, Blaster, Nimda, Slammer, Welchi dan Code Red. Nama-nama itu sempat jadi mimpi buruk pengguna komputer di dunia.
Namun belakangan ini, jenis worm tradisional seperti itu semakin jarang ditemui. Kasus terakhir adalah Santy, worm yang menyerang instalasi forum PHP BB pada situs web.
Worm, pada dasarnya adalah program jahat (malware) yang mampu menyebarkan dirinya sendiri. Program ini dibuat untuk membuat kerusakan pada komputer korbannya, seperti mengambil alih komputer tertentu.
Hal itu menjadi perhatian Mikko Hypponen, direktur penelitian anti virus di F-Secure. Ia mengungkapkan hal itu dalam konferensi keamanan internet Websec 2005 di London, seperti dilaporkan The Register, Jumat (18/03/2005).
Namun kabar ini bukan berarti kabar baik bagi pengguna internet. Jenis worm yang mampu menyebarkan dirinya sendiri lewat kelemahan pada sistem operasi memang telah berkurang. Namun jenis yang lebih canggih masih terus mengancam.
Contohnya, keluarga worm yang menyebar lewat e-mail. Nama-nama seperti NetSky, Bagle atau Sober masih sering terdengar. Bahkan belakangan ada kabar pembuat virus-virus tersebut membuat persekutuan jahat alias saling bekerjasama.
Virus jenis 'mass mailer worm' seperti Bagle dan kawan-kawan tidak semata-mata mengandalkan kelemahan sistem operasi komputer. Mereka umumnya berusaha menipu pengguna lewat pesan e-mail yang 'menggoda'.
Era Baru
Jadi kemana perginya worm yang sempat begitu mengerikan? Hypponen menduga menurunnya jumlah worm disebabkan oleh semakin banyaknya pengguna Windows XP Service Pack 2 (SP2).
Sistem operasi Windows XP edisi revisi itu memang dirancang dengan keamanan yang lebih baik. Termasuk pemanfaatan firewall yang membuat banyak worm 'ciut'.
Ini tidak jauh berbeda dengan kejadian beberapa tahun silam ketika Windows 95 dan Office 2000 semakin banyak digunakan. Sebelum era Windows 95, virus boot sector adalah rajanya teror di komputer. Sedangkan sebelum Office 2000, pengguna Microsoft Office banyak terancam oleh virus macro.
Selain itu, ujar Hypponen, pembuatan worm tradisional jauh lebih sulit dari jenis virus lainnya. Pasalnya worm mengharuskan penulisnya untuk memiliki kemampuan teknis di atas rata-rata demi memanfaatkan kelemahan pada sistem operasi.
Selain worm e-mail, jenis ancaman lain yang juga sedang tumbuh adalah instant messenger worm (IM Worm). Belum lama ini penyebaran worm lewat IM menjadi metode 'favorit' di kalangan pembuat virus. Sebut saja Bropia atau Kelvir yang mengancam pengguna MSN Messenger.
Program jahat lain juga semakin banyak. Salah satu 'primadona' baru adalah spyware, yaitu program yang menyusup dan diam-diam mengirimkan informasi dari komputer korbannya. Seringkali informasi yang dikirimkan adalah informasi penting seperti nomor kartu kredit atau password.
Di ranah yang berbeda, virus ponsel juga semakin banyak. Setelah Cabir dan Skulls, terakhir muncul CommWarrior yang menyebar lewat multimedia messaging service (MMS).
Jadi kemana perginya virus komputer sebenarnya? Mereka tidak pergi kemana-mana, hanya mengalami evolusi yang semakin mengerikan. Waspadalah!
Worm.Skipi.b mungkin cacing
Worm adalah sebuah software virus yang merusak kode berbahaya jenis. variasi Worm, atau mengubah kode mereka sendiri, secara otomatis, yang membuat cacing sangat berbahaya, sulit untuk menemukan, dan sulit untuk dihilangkan. Serupa virus , worm dapat menyebar ke komputer lain rahasia, dan secara otomatis melalui e-mail yang dikirim ke pengguna Internet lainnya di buku alamat Anda. Perbedaan utama antara worm dan virus adalah cacing WIL mengganti file komputer anda, bukan hanya memasukkan kode mereka ke dalam file Anda
Tips Mencegah Masuknya Worm dari Flashdisk ke Komputer
Akhir-akhir ini begitu banyak orang terserang Worm komputer, parahnya itu semua berasal dari flashdisk yang telah tertulari Worm sebelumnya. Bermacam-macam nama Wormnya, ada thumbs.db.com,
ada smss.exe, alman, dan masih banyak lagi yang lainnya. Worm-Worm itu membuat file autorun.inf yang fungsinya membuat atau menambah isi dari context menu pada klik kanan drive seperti Auto, Open, Explorer,dll yang memerintahkan meng-eksekusi file Worm yang ada di flashdisk (Info: sebaiknya gunakan antivirus avast 4.8 professional karena pada saat flasdisk dikoneksikan kekomputer dan flasdisk mulai autorun antivirus ini bisa langsung mendeteksinya. bisa di download di sini). Berikut tips-tips untuk mencegah hal tersebut terjadi ;
1. Biasakan membuka flashdisk lewat explorer, Klik kanan Start, lalu pilih Explore. Lalu untuk membuka Isi Flashdisk, Klik Drive Flashdisk, misalnya di tempat kamu driveletter Flasdisknya huruf E, maka klik kiri drive E: pada bagian kiri Windows (apa ya namanya??, yang ada + - nya), seketika akan tampil isi dari drive yang kita klik kiri tadi di bagian kanan Windows.
2. Jangan sekali-kali membuka flashdisk dengan cara mengklik 2 kali flashdisk tersebut
3. Membuka flashdisk dengan cara klik kanan>open, sekarang sudah tidak aman lagi, perintah open dan explorer bisa saja diganti oleh beberapa jenis Worm. So, gunakan langkah 1 untuk membuka flasdisk.
4. Search File dengan ekstensi *.exe ; *.scr ; *.com pada flashdisk.
Tahap Seacrhing :
- Klik Start
- Klik Search
- Klik All Files and Folders
- (pada textbox pertama isi dengan *.exe;*.scr;*.com sedangkan untuk textbox kedua biarkan kosong)
- Atur Look in nya ke driveletter Flasdisk kamu, misalnya E:
- Klik More Advanced Options, lalu Ceklist pada bagian Search System Folders, Search SubFolders, Search hidden Files and Folders
- Persiapan Search sudah selesai, tapi sebelum itu harus memunculkan Ekstensi dari File itu sendiri (default nya ekstensi tidak muncul). Hal tersebut akan berguna nantinya pada saat analisa. Langkah2nya :
# Klik Tools (pada bagian menu bar explorer), pilih Folder Options, Ambil tab View..
# Klik Opsi [b]Show Hidden Files and Folders, Hilangkan Ceklist pada bagian ; 1. Hide Ekstension for known file types 2. Hide Protected operating system files
Note : Semua file nantinya akan terlihat ekstensinya, misalnya file gambar akan terlihat nama_file_gambar.jpg, Jika HIde Ekstensi nya kita ceklist lagi, maka file gambar akan terlihat namanya saja nama_file_gambar
# Klik Apply dan Ok.
- Persiapan untuk Analisa completed, sekarang klik Search.
- Jika ketemu, sekarang kita masuk tahap Analisa. ^^
Tahap Analisa :
- Setelah bermunculan file-file yang bertipe Aplikasi akibat tahap searching tadi, maka sekarang kita analisa aplikasi itu apakah Ia Worm atau bukan.
- Perhatikan Icon File, Jika icon ya berbentuk Folder, Text Document, Jpeg (file gambar), explorer, atau icon default windows lainnya , maka file tersebut pantas dicurigai sebagai worm.
- Filenya bernama : smss.exe, msconfig.exe, lsass.exe, winlogon.exe, svchost.exe, userinit.exe, csrss.exe, services.exe Kenapa dibilang mencurigakan?? Karena file2 tersebut merupakan file yang seharusnya berada di directory C:\WINDOWS\system32, aneh kan kok ada di flashdisk?. Selain itu biasanya worm menggunakan nama yang menantang untuk di klik, misalnya Jangan klik aku, klik di sini, foto XXX, video Miyabi New Hot, Skandal, Jekel, Crack , teknik yang mereka pakai di sini namanya Social Engineering. Mereka memanfaatkan sifat asli manusia, yaitu rasa ingin tau. Nah File yang termasuk kategori di atas pantas dicurigai.
- Ukuran file relatif kecil, Worm umumnya berukuran kecil (apalagi virus, bisa ukuran byte), biasanya worm berukuran dibawah 250 kb, kalau ukurannya lebih besar, berarti orang yang buat Worm itu baru coba2 dalam hal buat Worm (masih cupu, hahahaha, tapi kalo ukuran nya sampai 2 giga, wah salut dah sama yang buatnya,hehehe), ukuran Worm yang terlalu besar bisa menimbulkan kemungkinan bug yang besar juga. Kemudian urutkan kan lah file yang telah kita dapat melalui searching tadi dengan cara : klik kanan > arrange icons by Size. Kemudian pusatkan perhatian anda pada file yang berukuran antara 20 kb hingga 250 kb. Klasifikasikan file berdasarkan file yang pantas dicurigai tadi. Sampai tahap ini sebenarnya anda sudah bisa mendelete file yang pantas dicurigai tadi. Jika ingin menambah keyakinan anda ini worm atau bukan, lanjutkan bacaan anda. ^^
- File yang pantas dicurigai Punya ekstensi ganda (terkadang gak juga kok, ini cuma sebagai tambahan aja). Misalnya file Jekel in School.3gp.EXE Nah.. file Jekel in School sudah jelas menggunakan teknik Social Engineering, sang pembuat worm memanfaatkan sifat asli manusia, yaitu rasa ingin tau. Selain itu, yang perlu kita perhatikan di sini, file yang kita anggap 3gp (fake ekstension) memiliki ekstensi tambahan di belakangnya, yaitu Exe(real ekstension).
Note : Inilah gunanya anda menghilangkan ceklist pada Hide Ekstension for known, agar ekstensi yang sesungguhnya itu muncul, jika anda tidak menghilangkan ceklist pada Hide Ekstension for known, maka yang terlihat adalah Jekel in School.3gp, ditambah pula worm nya ber-icon 3gp menambah keyakinan anda bahwa ini bukan worm, nonton dulu ah... Dasar... yang kayak gini ne sasaran empuk worm
Tapi, ada tapinya ne, terkadang worm ogah make fake ekstension, jadi ia langsung aja pake ekstensi exe tanpa ada tambahan fake ekstension, jadi gak usah sampai tahap ini juga gak papa. Anda sudah bisa delete file yang pantas dicurigai di langkah sebelumnya.
- Langkah terakhir, cari file dengan nama autorun.inf (file ini yang menyebabkan kita tidak boleh asal klik 2 kali pada flashdisk). Jika ketemu langsung delete, ga usah basa-basi.
5. Sekarang buka notepad, isi dengan kata-kata yang kamu suka, misalnya "Ardall cakep deh.... ^^, jadi virus jangan masuk ke flashdisk ini ya!!, lalu save file dengan nama Autorun.inf, lalu ubah Save as Types nya jadi All Files. Save file ini di Flashdisk anda, dibagian terdepan (singkatnya bukan di dalam folder).
Lalu ubah attribut file nya menjadi System, Read-Only, Hidden.
Buka Command Prompt.
6. Edit Registry supaya Windows memblock eksekusi aplikasi dengan nama tertentu. (nama-nama yang biasa dipake worm, jangan isi dengan nama seperti smss.exe, coz itu kan program windows asli)
Nama-nama umum virus atau worm : New Folder.exe, Flu Burung.exe, Kangen.exe, Puisi.exe, MyHeart.exe, tambahlah data nama2 virus ini setiap anda terkena virus dan worm. Kemudian buka Regedit :
- Klik Start, klik Run, ketik REgedit
- Cari key berikut : HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\
- Setelah ketemu, buat key baru, klik kanan pada key Policies ,lalu pilih new > Key
- Rename menjadi Explorer
- Buat key baru lagi di bawah Explorer, klik kanan pada Explorer, klik New > Key
- Rename menjadi DisAllowRun
- Pindah ke bagian kanan, klik kanan di sana, lalu pilih new > string value
- Rename menjadi 1, klik 2 kali, lalu ubah Value Datanya menjadi nama-nama umum virus atau worm yang telah disebutkan diatas (ingat jangan isi dengan nama aplikasi asli windows, seperti smss.exe, winlogon.exe, system.exe, svchost.exe)
- isi dengan Kangen.exe (satu data, 1 value, jadi buat string value lagi untuk memasukkan nama-nama yang lain, tapi dengan syarat namanya menjadi 2,3,4,5 dan seterusnya.
7. Hal terakhir yang perlu dilakukan untuk mencegah Worm yang dibuat dari VB jalan di komputer kita (sangat ampuh loh), adalah dengan merename file MSVBVM60.dll yang terletak di :
C:\WINDOWS\SYSTEM32\MSVBVM60.DLL